Ceritanya Sef

April 29, 2008

Pelampung Buatan Sendiri

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — sef @ 12:38 am

Diberitakan, ombak di perairan Maluku tingginya dapat mencapai 5 meter. Kapal-kapal kecil diperingatkan untuk sementara tidak diperbolehkan berlayar. Dasayatnya ombak telah memakan beberapa korban jiwa, sebagian besar karena perahu yang terguling akibat hantaman ombak.

Maluku merupakan daerah kepulauan dan masyarakanya tersebar di antara pulau-pulau tersebut. Jadi sangat maklum kalau orang Maluku sangat akrab dengan yang namanya kapal. Disini pula aku mengenal jenis-jenis perahu dari yang kecil sampai besar.

Tugas dari kantor mengharuskan aku menuju pulau Saparua yang jauhnya sekitar 10 KM dari pulau tempatku bekerja, Ambon. Kendaraan yang musti aku tunggangi sampai ke tempat tujuan adalah kapal kecil dengan suara mesin yang amat berisik yaitu speedboard.

Memang, laut di Maluku mulai tenang dan kapal-kapal kecil juga sudah beroperasi. Namun masih ada rasa was-was akan hadirnya ombak besar yang tak terduga, lagipula aku juga tidak dapat berenang. Ingin rasanya menolak tugas tersebut.

Berbagai cara ku pikirkan agar aku dapat selamat dari horor ombak Maluku. Dan terpirkirlah sebuah alat bernama pelampung. Aku harus pakai pelampung selama di kapal. Namun ku urungkan niat itu, karena :

  1. Aku tidak punya pelampung.
  2. Malu. Tidak ada tradisi penumpang speedbord pakai pelampung.

Cara lain mulai ku pikirkan, harus ku temukan sesuatu yang dapat membuatku tenang saat di perjalanan. Selama berhari-hari berpikir, merancang dan berkreasi, maka “aha” jadilah alat yang aku inginkan. Seperti ini :

(lagi…)

April 21, 2008

Mencari Tambahan Dana

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — sef @ 12:25 am

Mau tau caranaya dapat tambahan dana dikala kantong sudah menipis padahal gaji baru cair awal bulan depan. Tanya saja pada Sadam – temen sekantorku.

***

Sudah beberapa hari si Sadam masuk rumah sakit. Menurutnya, Sadam di diagnosa kena malaria dan musti di rawat inap.

Keanehan muncul pada hari ketiga, ketika aku membesuknya. Jika orang sakit pada umumnya harus mengatur pola makan, tidak dengan Sadam. Hidangan yang telah disediakan pihak rumah sakit pun tidak disentuh.

“Kagak napsu sama masakan sini. Sep, bisa ngga beliin makanan buat gue!” pinta Sadam.
“Emang lu mo dibeliin apa?” tanyaku.
“Sate kambing aja deh” jawab Sadam, berfikir sejenak.
“Busyeeet” jawabku kaget. (lagi…)

April 13, 2008

Lariii..! (Dikejar Anj##g)

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — sef @ 8:32 am

 

Ku percepat  langkah kakiku dan tepat disamping seekor anjing menatapku, maka semakin cepat pula kaki ini melaju. Bagi seorang yang pobia sama anjing berhadapan dengan hewan itu adalah sesuatu yang menyiksa. 

Rintangan telah terlewati, tak terjadi apa-apa dan binatang tadi tidak menyalak apalagi sampai mengejar. Pikiranku pun melayang ke beberapa tahun silam, terparkir pada suatu kejadian (aku menyebutnya tragedi).

***

Lokasi            : Komplek perumahan PJMI, Tangerang

Waktu             : Ba’da adzan magrib

Kain sarung telah kupakai, bak anak santri, kini aku hendak menelusuri jalan menuju masjid asal suara adzan berkumandang untuk melaksanakan kewajiban. Berjalan di waktu senja sangat menyenangkan, menyaksikan pergantian siang menjadi malam dan warna merah manja mengintip disamudra langit biru, mengantarkan kepergian sang surya.

Orang beriman selalu diberi cobaan (lagi pengin narsis :cool: ).

Belum sampai tujuan, tiga ekor ajing berwarna hitam gelap bebadan gagah berjejer di depan rumah sang pemilik tak jauh dari aku berada.  Mereka mulai memperhatikanku dengan sorot matanya yang tajam. Tak mau kalah, aku balas memandang berharap mereka takut pada sorot mataku yang tak kalah tajam. (lagi…)

April 7, 2008

Ketika Lampu Mall Mati

Diarsipkan di bawah: Uncategorized — sef @ 8:28 am
 Pada suatu kota yang baru berkembang, sedang di bangun sebuah mall. Gedung modern bergaya oriental tersebut dibangun di areal yang cukup luas, berlantai-lantai dan rencananya bakal dilengkapi lift pula.

Bangunan mall memang belum sepenuhnya rampung namun dilantai satu telah dibuka pasaraya (swalayan). Masih terdapat banyak kekurangan, suara gaduh yang berasal dari lantai atas yang masih dalam tahap pengerjaan hingga material bangunan yang beberapa kali terjatuh dari atas gedung dan membuat pengunjung jadi parno. Tetapi  hal tersebut tidak menyurutkan pihak pengembang membuka pasaraya tersebut.

Si Dul, temenku, merupakan salah satu pramuniaga (pelayan/penjaga)  yang bekerja di swalayan itu. Walaupun Dul bergaji kecil, dia tetap menikmati pekerjannya. Yang membuatnya tidak betah hanyalah seseorang berwatak keras yang  selalu mengawasi Dul dan teman-temannya bekerja, dia bernama supervisor.

Kemudian, pepp… . Lampu mall tiba-tiba mati dan mesin genset belum juga aktif. (lagi…)

April 1, 2008

Mendung

Diarsipkan di bawah: Serius Mode On — sef @ 6:49 am

Akhir-akhir ini, sulit rasanya buatku tuk ngelucu, kalaupun dipaksakan hasilnya jadi garing. Mungkin gundah gulana yang kurasakan menjadi pemicunya.

Banyak kejadian yang membuat hati ini terus murung. Terakhir adalah kabar yang dibawa temanku setelah dia searching di inet. Kabarnya sebagai berikut :

Assalammualaikum wr.wb
Dear bapak/ibu terkasih,

Innalillahi wainailaihi rojiun,
Telah berpulang kepada yang Kuasa FARA NAFISA SAHRA (3th, 6bln)
Hari: Senin, 31 maret 2008
Pukul: 02.30 wib
Jenazah akan dimakamkan di Semarang.
Berangkat dari rumah duka Jl. Pakuningratan no.24 Yogyakarta jam 08.00 wib.

Semoga Fara diberi tempat disisi Allah SWT. Amin

Bapak/Ibu,
terimakasih untuk semua bantuan yang telah diberikan kepada Fara.

wassalam,
Sisca, Irfa & Iwan

sumber: siscagafri.multiply.com/journal/item/10/Fara_Nafisa_Sahra_-_berpulang_kepada_Allah_SWT

Bagi temen-temen yang sudah membaca artikel postinganku yang lalu mungkin kenal sosok gadis bernama FARA NAFISA SAHRA. Dan aku yakin temen-temen turut sedih atas kabar ini.
Sekali lagi terimakasih bagi temen-temen yang turut membantu adek Farah baik berupa sumbangan, doa maupun rasa simpati.

Btw, aku berharap selanjutnya di blog tercintaku ini, dapat menghadirkan tulisan yang ringan, sedikit ngelucu dan semoga temen-temen dapat terhibur.

Blog pada WordPress.com.